GOA SELOMANGLENG, Tulungagung

0
3630

Gua Selomangleng terletak di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Goa yang terpahat pada sebuah bukit di area hutan BKPH Kalidawir dengan  lingkungan sekitarnya merupakan perbukitan dan hutan, memiliki luas lahan goa selomangleng 29,5 x 26 m dengan status kepemilikan tanah perhutani. Goa dipahatkan terdiri dari dua bangian sisi barat dengan ukuran panjang : 360cm; tinggi : 130cm; lebar : 340cm, sedangkan sisi selatan berukuran panjang : 360 cm; tinggi : 110 cm; lebar : 210 cm. 

Menurut Bernet Kempers goa selomangleng dibuat sekitar abad X masehi,namun menurut Krom goa ini dibuat pada mas Majapahit hal ini didasarkan pada pahatan relief tokoh yang bermahkota kiritamahkuta dan diapit sepasang teratai yang keluar dari jamang, hal ini merupakan ciri Majapahit. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Setyawati Sulaiman, menurutnya cara pemahatan dan penataan rambut tokoh, goa ini berasal dari masa awal Kerajaan Majapahit.

Goa selomangleng merupakan salah satu dari beberapa goa yang terletak di perbukitan wajak, yang pada masa lampau digunakan oleh para Rsi dalam aktifitas religi. Para Rsi memilih tempat tinggal jauh dari keramaian yang biasanya terletak di hutan dan perbukitan. Agus Arismunandar menghubungkan goa-goa di perbukitan wajak ini dengan candi Dadi yang merupakan pusat kegiatan keagamaan para Rsi.