Tinjauan Lapangan temuan kubur dolmen di Desa Pekauman, Kec. Grujugan, Kab. Bondowoso.

0
81
dokumentasi : bidang cagar budaya dan sejarah

Pada tanggal 24 Juni 2022 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Bidang Cagar Budaya dan Sejarah beserta Tim Pendaftar Objek diduga Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur mengadakan tinjauan lapangan berupa temuan kubur dolmen di Desa Pekauman Kab. Bondowoso yang dilaporkan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kab. Bondowoso.

Temuan objek diduga cagar budaya tersebut berada di area kebun milik Bpk H Abdul Adim yang secara administrasi berada di wilayah Dusun Daringan, Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Ditemukan oleh pemilik lahan pada tanggal 21 Juni 2022 ketika sedang menggali tanah untuk pembuatan bata. Kemudian penemuan tersebut dilaporkan oleh juru pelihara yang bertugas di wilayah tersebut ke Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Bondowoso. Lokasi penemuan dolmen kubur tersebut berada di dalam Kawasan Cagar Budaya Megalitikum Grujugan berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Timur No 188/146/KPTS/013/2016 tanggal 29 Februari 2016 yang mencakup wilayah administrasi Desa Pekauman, Desa Taman, Desa Sumber Pandan, dan Desa Tegal Mijin Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Lokasi temuan kubur dolmen hanya berjarak sekitar 200 m tepat di selatan Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso.

dokumentasi : bidang cagar budaya dan sejarah

Dari tinjauan lapangan didapati sebuah dolmen berbahan breksi vulkanik, bagian tutup dibentuk dengan teknik pemahatan sehingga menyerupai perahu terbalik yang membujur timur – barat dengan panjang sekitar 157 cm, lebar 125 cm, dan tebal 75 cm. Tutup dolmen berada sekitar 68,5 cm di bawah permukaan tanah asli, dengan kondisi batu di sisi timur agak terkepras. Di sebelah utara dolmen terdapat lubang galian sedalam sekitar 1 m dari permukaan tanah sekarang atau kedalaman sekitar 2 m jika dihitung dari permukaan tanah asli sebelum dilakukan penggalian. Dari lubang galian di sebelah utara tersebut nampak bagian bawah dolmen yang saat dilakukan peninjauan lapangan telah terdapat sebuah lubang galian tepat di bawah batu dolmen. Pada kedalaman 90 cm tepat di bawah dolmen terdapat tiga buah fragmen tulang, dua diantaranya merupakan bagian tulang pipa yang telah terpotong. Berdasarkan uji metal detector yang dilakukan pihak Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Bondowoso di bagian bawah lubang tersebut menunjukkan adanya indikasi temuan logam.

Beberapa temuan yang telah diamankan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Bondowoso dari lokasi tersebut antara lain tiga lempeng batu penyangga dolmen (kaki dolmen), serta fragmen tulang dan gigi. Sebagai langkah pengamanan terhadap temuan dolmen kubur tersebut maka lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi oleh aparat Polsek Grujukan, serta telah ditugaskan juru pelihara untuk menjaga lokasi penemuan.