KEMAH CAGAR BUDAYA TAHUN 2019

0
1060
Registrasi Peserta Kemah Cagar Budaya Tahun 2019 di Halaman PIM Trowulan

I. PENDAHULUAN

Pembukaan Kemah Cagar Budaya thn 2019

     Kemah Cagar Budaya merupakan kegiatan edukatif – kultural di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penegak (setingkat SLTA) sebagai sarana pembinaan yang menitik beratkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan generasi muda terhadap pelestarian Cagar Budaya sebagai sumber informasi sejarah perkembangan bangsa yang diikuti oleh perwakilan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka seluruh Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur. Cagar Budaya, baik yang berupa benda, struktur, bangunan, situs maupun kawasan cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan baik di masa kini maupun masa yang akan datang. Bagi dunia pendidikan, keberadaan Cagar Budaya tersebut merupakan suatu yang tidak dapat terpisahkan, karena keberadaannya mampu menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dalam proses pembelajaran terutama berkaitan dengan sejarah perkembangan manusia, budaya dan lingkungannya. Sebagai lembaga yang peduli terhadap pelestarian Cagar Budaya, Bidang Cagar Budaya dan Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selalu berusaha untuk melakukan berbagai kegiatan demi terlestarikannya Cagar Budaya, salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah meningkatkan apresiasi dan kepedulian generasi muda melalui Kemah Cagar Budaya. Kegiatan ini bertujuan selain sebagai media pembentukan karakter generasi muda, juga sebagai sarana pembentukan jati diri melalui pengenalan dan pemahaman terhadap budaya bangsanya khususnya yang tercermin dari tinggalan-tinggalan yang bersifat kebendaan tersebut. Kegiatan Kemah Cagar Budaya ini dilakukan untuk meningkatkan wawasan generasi muda terhadap keberadaan Cagar Budaya yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan, sehingga berbagai potensi pemuda dapat diakomodir untuk kepentingan pelestarian Cagar Budaya. Keterlibatan serta peran aktif generasi muda dalam setiap upaya pelestarian cagar budaya dapat menjadi kunci suksesnya program  pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya di daerah.Selanjutnya dengan melakukan proses pembelajaran melalui kegiatan Kemah Cagar Budaya  ini, diharapkan akan tumbuh satu bentuk penguatan wawasan kebangsaan sebagai sumber utama pembangunan nasional.

Penyerahaan Tanda Perserta secara simbolis dilaksanakan oleh Ibu Kepala Bagian Cagar Budaya DISBUPAR

II. DASAR PELAKSANAAN
Dasar pelaksanaan dari Kegiatan Kemah Cagar Budaya Tahun 2019 ini adalah:
1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor : 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
2. Peraturan Gubernur no 66 Tahun 2015 tentang Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur.
3. Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 65 tahun 2016  tentang  Kedudukan, Susunan, Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
4. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 65 Tahun 2016, tentang kedudukan, struktur organisasi, uraian tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

Pengenalan kepada Siswa mengenai Potensi Cagar Budaya di Jawa Timur
Pengenalan terhadap situs Makam Putri Cempo Trowulan

III. MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud dan tujuan pelaksanaan Kegiatan Kemah Cagar Budaya bagi Pramuka Penegak (setingkat SLTA) se Jawa Timur 2019, sebagai berikut :
1. Meningkatkan  wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda.
2. Menumbuhkan rasa banggga dan cinta terhadap warisan budaya bangsa yang berupa cagar budaya.
3. Meningkatkan partisipasi generasi muda dalam upaya pelestarian cagar budaya.|
4. Memupuk rasa toleransi di kalangan generasi muda / pramuka terhadap keberagaman budaya yang ada di Jawa Timur

Pengenalan Situs Candi Kedaton

IV.  HASIL YANG DIHARAPKAN
Hasil yang diharapkan dari Kegiatan Kemah Cagar Budaya tahun  2019 adalah :
1. Penguatan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda.
2. Tumbuhnya rasa bangga dan cinta akan warisan budaya di kalangan generasi muda.
3. Meningkatnya kepedulian generasi muda dalam pelestarian Cagar Budaya.
4. Tumbuhnya rasa tolerasi di kalangan generasi muda akan keberagaman budaya yang ada di Jawa Timur.

Reportase parasiswa terhadap Situs situs diwilayah Trowulan

V. TEMA
  Kegiatan Kemah Cagar Budaya Tahun 2019 mengambil tema “Peran Aktif Generasi Muda Dalam Upaya Pelestarian Cagar Budaya

Malam Keakraban
Giat Pribadi dan Lomba serta Olahraga Tradisional

VI. HARI, TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan Kemah Cagar Budaya tahun 2019 dilaksanakan pada :
Hari : Rabu s/d Jumat
Tanggal : 11 s/d September 2019
Tempat : Pengelolaan Informasi Majapahit (PIM) Jl. Pendopo Agung – Trowulan Kab. Mojokerto

VII. NARASUMBER
Narasumber pada Kegiatan Kemah Cagar Budaya Tahun 2019 berasal dari :
Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur
Materi : Mengenal Potensi Cagar Budaya di Jawa Timur
Kwarda Jawa Timur
Materi : Pengenalan Saka Pariwisata Budaya
Motivator
Materi : Peningkatan Apresiasi Generasi Muda Terhadap Arti Penting Cagar Budaya

Penutupan Kemah Cagar Budaya 2019

VIII. RUANG LINGKUP KEGIATAN
 Ruang lingkup kegiatan meliputi penyampaian materi terkait dengan pembekalan peserta dalam membangun karakter dan jati diri sebagai sebuah bangsa yang besar melalui nilai penting yang tercermin dan terkandung dari tinggalan cagar budaya. Selain penyampaian materi, para peserta dibekali pengembangan diri yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat dalam kegiatan perkemahan Selain materi tersebut di atas, peserta juga diajak untuk kunjungan lapangan ke situs-situs di Kawasan Cagar Budaya Trowulan. Seluruh peserta juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam upaya publikasi cagar budaya dengan melakukan pendeskripsian dan lomba video reportase terhadap potensi cagar budaya yang dijumpai selama kegiatan. Diharapkan seluruh materi yang diperoleh selama kegiatan dapat diaplikasikan di daerahnya masing-masing serta ditularkan kepada rekan sejawatnya sehingga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat khususnya generasi muda dalam upaya pelestarian cagar budaya di Jawa Timur .